LAKNAT ALLAH TERHADAP PARA PENGIKUT KELUARGA BANI UMAYYAH PART II

Dalam kesempatan singkat ini, tentu sulit untuk memaparkan secara menyeluruh tema-tema Zionisme seperti yang diminta. Selama ini mayoritas umat Muslim (khususnya) telah salah kaprah di dalam menyoroti Zionisme dan bisa dibilangsalbut atau tumpang tindih tema-temanya, seperti antara mengkaji Zionisme secara Universal yang menjadi sebab dan Zionisme secara Partikular yang bersifat sektoral-temporal—dan merupakan akibat dari Zionisme Profetik. Tidak pahamnya para pengkaji seputar tema dasar zionisme ini pada akhirnya justru telah membiaskan pandangan zionisme di masyarakat awam. Namun pada dasarnya bisa dijelaskan sesederhana mungkin bahwa pemahaman Zionisme sangat erat dengan tema dasar pemahaman Mesianologi Ibrahimik itu sendiri.

Ada beberapa hal menarik untuk ditinjau secara seksama. Artinya, setelah memantau sisi arsitektur gedung Mecca Tower yang sangat akrab dengan simbol-simbol Suyfanisme (baca: Zionisme) maka selain bentuk besar gedung itu seperti pengacungan jari kotor ala zionis atau F.U.C.K. Dan seperti yang ditambahkan juga oleh seorang kawan dalam diskusi kecil kami bahwa F.U.C.K atau Fornication Under Consent of the King atau arti harfiahnya “percabulan/perzinahan atas sepengetahuan raja” pada dasarnya memiliki akar budaya dan sejarah tersendiri yang tidak mungkin dibahas dalam kesempatan ini dan tentu saja dari sisi lain memiliki kaitan erat dengan wacana-wacana yang tertuang di dalam tema-tema Mesianologi Ibrahimik.

Terlepas dari poros tema utamanya, yakni Sufyanisme atau Zionisme tapi yang perlu diketahui bahwa selain bangunan Menara Setan Sufyani ini menghadap tepat ke Masjidil haram dan Kabah, maka bila kita meninjau melalui google map, bahkan secara awam sekalipun, bisa diketahui secara mudah bahwa bangunan ini ternyata bertengger secara arogan menghadap tepat ke kota Madinah.

Pemetaan Sufyanisme

Saya tidak akan mencoba tebak-tebakan ke arah mana di kota Madinah menara iblis ini mengarahkan acungan jari kotornya. Wa iyazubillah!

Untuk gambar yang lebih besar dari peta di atas, silahkan klik tautan ini

The All Seeing Eyes

Selain penempatan beberapa simbol-simbol yang mengakar dari Zionisme. Penodaan nilai-nilai kesucian Islam lainnya dari menara iblis sufyani ini adalah penempatan Nama-Nama Suci Allah Swt, Muhammad saww dan kalimat Tauhid di bagian puncak sebuah bangunan menara yang sebenarnya bukan menara masjid, melainkan hotel berbintang tujuh. Lalu lebih parahnya di sisi samping dituliskan nama sang raja sebagai pemberi wakaf. Jujur saja, kalau ada yang mau dibilang wakaf bida’ah dan haram, maka saya kira ini merupakan salah satu contoh monumen bid’ah dan haram terbesar dalam sejarah Mesianologi Ibrahimik.

(Bersambung…)

3 responses to “LAKNAT ALLAH TERHADAP PARA PENGIKUT KELUARGA BANI UMAYYAH PART II

  1. Yang diangkat pahlawan kesiangan itu hadis palsu. Bagaimana mungkin kita berkata yang bertentangan dengan petunjuk Allah? Ini panjang ceritanya. Biarlah saya kemukakan yang ini saja dulu:
    Berapa banyak jumlah hadis palsu ini dapat dibayangkan dengan contoh berikut:

    Dari 600.000 (enam ratus ribu) hadis yang dikumpulkan al Bukhari, ia hanya memilih 2.761 (dua ribu tujuh ratus enam puluh satu) hadis. Muslim, dari 300.000 (tiga ratus ribu) hanya memiiih 4.000 (empat ribu). Abu Dawud, dari 500.000 (lima ratus ribu) hanya memilih 4.800 (empat ribu delapan ratus) hadis. Ahmad bin Hanbal, dari sekitar 1.000.000 (sejuta) hadis hanya memilih 30.000 (tigapuluh ribu) hadis..

    Bukhari (194255H/810869M), Muslim (204261H/819875M), Tirmidzi 209279H/824892M), Nasa’i (214303H/829915M), Abu Dawud (203275H/818888M) dan Ibnu Majah (209295H/824908M) misalnya telah menyeleksi untuk kita hadishadis yang menurut mereka adalah benar, shahih. Hadishadis ini telah terhimpun dalam enam buku shahih, ashshihah assittah, dengan judul kitab masingmasing menurut nama mereka; Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Shahih (Sunan) Ibnu Majah, Shahih (Sunan) Abu Dawud, Shahih (Jami’) Tirmidzi dan Shahih (Sunan) Nasa’i.

    Tetapi, bila kita baca penelitian para ahli yang terkenal dengan nama Ahlul Jarh wa’ Ta’dil, maka masih banyak hadis shahih ini akan gugur, kerana ternyata banyak di antara pelapor hadis, setelah diteliti lebih dalam adalah pembuat hadis palsu. AlAmini, misalnya, telah mengum pulkan tujuh ratus nama pembohong yang diseleksi oleh Ahlu’l Jarh wa Ta’dil Sunni yang selama ini dianggap adil atau jujur, dan hadis yang mereka sampaikan selama ini dianggap shahih dan tertera dalam buku shahih enam. Ada di antara mereka yang menyampaikan, seorang diri, beribu ribu hadis palsu. Dan terdapat pula para “pembohong zuhud”, yang shalat, mengaji dan berdoa semalaman dan mulai pagi hari mengajar dan berbohong seharian.

    Para pembohong zuhud ini, bila ditanyakan kepada mereka, mengapa mereka membuat hadis palsu terha dap Rasul Allah saw yang diancam api neraka, mereka mengatakan bahwa mereka tidak membuat hadis terhadap (‘ala) Rasul Allah saw tetapi untuk (li) Rasul Allah saw. Maksudnya, mereka ingin membuat agama Islam lebih bagus. Tidak mungkin mengutip semua. Sebagai contoh, kita ambil seorang perawi secara acak dari 700 orang perawi yang ditulis Amini. “Muqatil bin Sulaiman al Bakhi, meninggal tahun 150 H/767 M. Ia adalah pembohong, dajjal dan pemalsu hadis. Nasa’i memasuk kannya sebagai seorang pembohong; terkenal sebagai pemalsu hadis terhadap Rasul Allah sa Ia berkata terangterangan kepada khalifah Abu Ja’far alManshur:

    Sebetulnya itu saja sudah lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa pertikaian terjadi akibat banyaknya hadis palsu yang dapat digunakan untuk membantah, betapapun benarnya argumen kita
    sewbagaimana yang digunakan Pahlawan Kesiangan itu.

  2. Di bangunan yang sangat tidak layak tersebut diadakan atraksi Haji. Saya mengikuti literatur syahid Ali Syari’ati Iran bahwa tanpa Imam yang haq, tawaf di Ka’bah sama dengan melingkari Istana hijau Yazid bin Muawiyah. Ada satu acara yang teramat penting apabila acara Haji dikuasai oleh (Bal’am) yaitu tidak memungkin kan para jamaah Haji untuk membuat seminar akbar paska Haji,
    dimana dalam acara twrsebut para jamaah memberikan laporan kondisi ummat Islam di negara mereka masing-masing.

    Secara ideologi para jamaah dipersiapkan untuk membebaskan kaum mustadhafin dari belenggu yang diperlakukan oleh perse kongkolan trinitas Islam (‘Fir’un, Karun dan Bal’am). Itulah yang menyebabkan kaum mustadhafin di seluruh dunia hidup mende rita. Itulah sebabnya pemimpin-pemimpin yang haq harus mem bebaskan dulu Masjidil Haram dari cengkraman ‘Fir’un-fir’un Arab Saudi. (Jasuli Ahmad)

  3. Islam adalah agama nya tidak mengajarkan kebencian, sebaliknya islam mengajarkan saling mencintai

    mencintai , mengagungkan itu baik , namun jangan disertai dengan mengagungkan sahabat lalu mehina sahabat nabi yang lain. jangan seperti orang nasrani yang terlalu mengagungkan Nabi isa lalu menyembah kepada mereka

    jadilah umat yang mencintai Ahlul Bait tanpa menghina sahabat Nabi yang lain

    Nabi mengatakan :
    ” Wala tasubanna ahadan min ashhabii”

    Janganlah kalian menghina satupun sahabatku

    semoga Allah memberikan hidayahnya pada kita semua

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s