UNTUK ‘MANUSIA’

Bismillahirrahmanirrahim..

Terdapat banyak riwayat atau hadis yang berkaitan dengan topik ini, iaitu keutamaan orang menuntut ilmu dan ahli ilmu (ahl-al-‘ilm).Disini saya ingin menukilkan sebuah riwayat yang masyhur.Nabi yang mulia Muhammad shallallahu alayhi wa alihi bersabda:

Bila kematian menjemput orang yang sedang menuntut ilmu demi menghidupkan Islam, maka hanya akan ada satu darjat antara dia dan para Nabi di syurga.

Bila kita membaca hadis di atas tersebut ia sangat menyentuh jiwa kita serta keinginan kita untuk belajar lebih bersemangat kerana kedudukan orang yang menuntut ilmu ini sangat tinggi dan akan berada di jalan Allah swt.Akan tetapi kita mesti berhati hati dalam menuntut ilmu.Al Marhum Hadrat Imam Ruhullah al Musawi al Khomeini (quddisah sirruh-semoga ruhnya disucikan) mengatakan na’uzdzu billah,jika penuntut ilmu keluar dari jalan keikhlasan dan mengambil jalan kesesatan , maka dia akan tergolong dalam seburuk-buruk makhluk Allah.Dalam hadis, makhluk seperti ini amat dicela dan dikutuk.Hal pertama yang perlu difikirkan oleh ulama dan pencari ilmu di jalan penuh bahaya ini adalah memperbaiki diri selama masa belajar, dan menempatkan pembaharuan diri sejauh mungkin sebagai kewajiban atau tugas utama, kerana hal ini lebih sulit dan lebih wajib dibandingkan kewajiban yang ditetapkan oleh Syari’ah dan akal.

Imam Khomeini mengatakan:Wahai penuntut ilmu dan ajaran-ajaran keutamaan spiritual!Bangunlah dari tidurmu dan ketahuilah bahwa di hadapan Allah azza wa jalla sedikit sekali kesempatan untuk dimaafkan,dan Allah akan membuat perhitungan kepadamu.Tingkatan ilmu mu dan perbuatanmu sangat berbeza dengan tingkatan orang lain.

Jalan (shirath) mu lebih tajam dan sempit, dan catatan kehidupanmu akan diperiksa dengan saksama.Celakalah bagi pelajar dan penuntut ilmu yang di dalam hatinya belajar atau ilmu yang menciptakan kegelapan.Dan kita melihat pada diri kita bahwa kalau kita mempelajari beberapa konsep dan istilah yang sia-sia, hal itu terus mencegah kita dari menempuh di jalan Allah swt.Syaitan dan hawa nafsu telah menguasai diri kita dan menjauhkan kita dari jalan kemanusiaan dan bimbingan.Konsep-konsep yang tidak masuk akal ini akan menjadi penghalang terbesar kita, dan tidak ada ubatnya kecuali berlindung kepada Allah tabaraka wa ta’ala.

Ya Allah, kami mengakui kekurangan dan kelemahan kami, dan kami mengaku bersalah atas dosa-dosa kami!kami telah melalaikan jalan keridhaan-Mu, dan kami juga tidak beribadah dan taat dengan ikhlas.Namun demikian, perlakukan kami dengan rahmat-Mu,yang meliputi segalanya dan tidak terbatas.Sebagaimana engkau telah menyembunyikan kekurangan kami di dunia ini, maka tutupilah kekurangan-kekurangan itu dengan ampunan dan rahmat-Mu di akhirat, saat kami lebih menginginkannya.

Firman Allah yang maha agung:

Orang-orang yang takut kepada Allah itu hanyalah di antara hamba-hamba-Nya yang memilki ilmu.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s