Muhasabah dan pengertian

Rendah Hati

  • Rendah Hati (tawadhu) adalah suatu kenikmatan yang tidak dimengertikan oleh orang yang berdengki.
  • Sombong terhadap orang-orang yang sombong adalah tawadhu itu sendiri.
  • Rendah hati termasuk salah satu cara mendapatkan kemuliaan.
  • Rendah hati membawa kepada keselamatan.
  • Tidak ada nasab (yang lebih mulia) seperti rendah hati.
  • Buah dari rendah hati adalah (mendapatkan) kecintaan.
  • Kerendahanhatian seseorang di saat dia memiliki kedudukan menjadi pelindungan baginya ketika dia mengalami kejatuhan.
  • Temuilah orang-orang ketika mereka butuh kepadamu dengan keceriaan dan kerendahanhatian. Maka, jika engkau terkena suatu musibah dan keadaan buruk menimpamu, lalu engkau bertemu dengan mereka, maka engkau telah aman dan terlepas dari bahaya kehinaan karena kerendahanhatianmu itu.
  • Orang-orang golongan atas, jika mereka terdidik, mereka rendah hati; dan jika mereka menjadi miskin, mereka menyerang.
  • Imam Ali as. berkata kepada seseorang yang memuji-mujinya secara berlebihan, sementara kesetiaannya kepada beliau diragukan, “Aku tidak seperti yang kaukatakan, dan ‘di atas’ apa yang engkau sembunyikan di dalam hatimu.”
  • Orang yang rendah hati seperti jurang yang di dalamnya berhimpun air hujan dan air hujan lainnya, sedangkan orang yang sombong seperti bukit yang tidak menetap di dalamnya air hujannya dan air hujan yang lain.
  • Jika engkau telah melakukan segala sesuatu, maka jadilah seperti orang yang tidak melakukan apa pun. []

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s