Khazanah Bathiniah

Kepuasan hati (al-qana’ah) adalah jika seseorang puas dengan apa yang dicintainya dan apa yang dibencinya; ia merupakan sinar cahaya makrifat. Kepuasan (al-qana’ah) adalah suatu sebutan yang mengandung makna penghambaan, dan dapat dilukiskan sebagai kegembiraan hati.

Aku mendengar ayahku, Muhammad Al-Baqir, berkata, “Menyatukan hati dengan apa yang ada berarti menyekutukan (syirk), dan dengan apa yang tidak ada berarti tidak percaya (kufr): keduanya merupakan sayap-sayap kecerobohan.” Aku takjub melihat setiap orang yang menyatakan dirinya sebagai hamba Allah dan kemudian merasa puas dengan-Nya atas ketentuan-ketentuan-Nya. Ahli-ahli makrifat (‘arifin) yang puas itu sama sekali tidak seperti itu.

Jiwa yang tenang

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s